Membuat listing pertama
Klik Tambah di menu bawah. Yang pertama diminta hanya satu hal: jenis propertinya.
Ada sepuluh jenis — Rumah, Tanah, Kebun, Ternak, Ruko, Apartemen, Gudang, Villa, Kantor, dan Hotel — dan pilihan itu menentukan seluruh pertanyaan sesudahnya. Rumah menanyakan kamar tidur dan kamar mandi. Kebun menanyakan jenis tanaman dan usia pohon. Ternak menanyakan jenis dan kapasitas kandang. Anda tidak pernah dihadapkan pada kolom yang tidak berlaku untuk properti yang sedang dicatat.
Properti berbangunan — rumah, ruko, apartemen, villa, kantor, hotel, dan gudang — punya kolom Bangunan: Baru, Lama, atau Baru renovasi. Kolom ini terpisah dari kondisi, karena rumah lama bisa sangat terawat dan pembeli menanyakan keduanya.
Deskripsi dan periode sewa
Di bagian Ringkasan ada kolom Deskripsi untuk cerita singkat tentang propertinya. Deskripsi tampil sebagai paragraf sendiri di lembar PDF, teks penawaran, keterangan kartu medsos, etalase publik, dan katalog kantor. Untuk properti yang disewakan, kolom Periode sewa (Per bulan atau Per tahun) muncul di bawah harga, dan periodenya ikut menempel di belakang harga di semua tempat — misalnya Rp 210 jt per tahun.
Masih di Ringkasan ada kolom Video YouTube: tempel link videonya, dan tombol Tonton video muncul di detail listing, etalase publik, dan katalog kantor; linknya juga ikut di lembar PDF dan teks penawaran. Di bagian Lokasi ada kolom Kode pos dan Negara — Negara cukup dikosongkan bila propertinya di Indonesia. Kode pos ikut di baris alamat PDF dan teks penawaran, tapi tidak tampil di etalase publik.
Di bagian Lokasi juga ada kolom Link Google Maps. Di Google Maps, buka titik propertinya, tekan Share lalu Copy link, dan tempel di kolom itu. Tombol Buka di Google Maps muncul di detail listing dan katalog bersama. Linknya tidak ikut ke lembar PDF, teks penawaran, maupun etalase publik, karena menunjukkan titik persis properti.
Di bagian Internal ada Kategori properti (Residensial, Komersial, Industri, Mewah), Nama agen listing, dan ID agen listing. Di bagian Pemilik, selain Alamat pemilik ada rinciannya: nomor jalan, nomor rumah, kota, provinsi, kode pos, dan negara. Isian ini tidak ikut ke lembar PDF, teks penawaran, kartu medsos, maupun etalase publik; rincian alamat pemilik diperlakukan sama seperti data pemilik lainnya. Import dari RE/MAX mengisinya otomatis.
Isi yang Anda tahu saja
Hampir semua kolom boleh kosong. Isi yang sudah Anda pegang sekarang, sisanya menyusul kapan saja — listing tetap tersimpan, tetap muncul di daftar, dan tetap bisa dicari. Satu listing setengah terisi hari ini lebih berguna daripada nol listing yang menunggu data lengkap.
Foto
Semua jenis properti bisa diberi foto, tanah dan kebun sekalipun. Tambahkan langsung saat mengisi listing baru, atau kapan saja dari halaman listing dan form ubah. Ambil dari galeri atau potret langsung; foto dikecilkan otomatis supaya tidak menghabiskan penyimpanan HP. Foto pertama menjadi sampul di daftar listing, dan urutannya bisa Anda geser sendiri.
Foto yang miring atau terlalu lebar bisa dirapikan langsung di aplikasi: tekan ikon potong di pojok fotonya. Putar 90° untuk meluruskan, dan tarik sudut kotaknya untuk membuang tepi yang tidak perlu — bebas, atau dengan ukuran tetap 1:1, 4:3, 3:4, dan 16:9. Hasilnya menggantikan foto itu di tempat yang sama.
Data pemilik properti
Nama dan nomor pemilik punya tempat sendiri. Isinya tidak pernah ikut ke lembar PDF, teks penawaran, kartu medsos, etalase publik, maupun katalog grup. Satu-satunya pengecualian adalah katalog kantor: data pemilik ikut tersimpan di sana, tapi hanya kepala kantor yang bisa melihatnya — rekan sesama anggota tidak.
Di bagian Pemilik juga ada Email pemilik, No. KTP pemilik, Status pernikahan pemilik (Menikah atau Belum menikah), dan Alamat pemilik — semuanya boleh kosong dan diperlakukan sama: hanya di HP Anda.
Dokumen pemilik
- Di form tambah atau ubah listing (bagian Pemilik), atau di bagian Pemilik pada halaman detail listing, cari kotak Dokumen pemilik.
- Pilih jenis dokumennya: KTP, KTP pasangan, Kartu Keluarga, Buku nikah, NPWP, Sertifikat, PBB, IMB / PBG, atau Lainnya.
- Klik Kamera untuk memotret, atau Upload untuk memilih file. Di komputer, file bisa juga diseret ke kotak itu.
- Potong dan luruskan fotonya, lalu klik Simpan. Untuk KTP, KTP pasangan, dan NPWP, bingkainya langsung berukuran kartu. Ukurannya diperkecil otomatis.
Ketuk gambar kecilnya untuk melihat ukuran penuh atau menghapusnya. Foto dokumen hanya tersimpan di HP Anda dan ikut backup yang terkunci; tidak pernah ikut ke katalog kantor, PDF, kartu medsos, maupun etalase.
Setiap listing mendapat kode otomatis sesuai jenisnya — RMH untuk rumah, TNH untuk tanah, KBN untuk kebun, TRN untuk ternak, dan seterusnya. Kode itulah yang paling cepat dipakai memanggilnya kembali.